Bisnisnewa.net || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting dengan menyalurkan bantuan beras bernutrisi bagi ibu hamil.
Program tersebut dilaksanakan di SMPN 1 Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Selasa (30/12/2025), dan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas.
Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk intervensi gizi sensitif yang dirancang berdasarkan pemetaan wilayah prioritas stunting. Kecamatan Kadudampit menjadi salah satu lokus yang mendapatkan perhatian khusus dalam upaya peningkatan kualitas gizi ibu hamil.
“Penyaluran beras nutrizinc ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah yang kami susun berbasis data. Sasaran kali ini sebanyak 40 ibu hamil yang membutuhkan intervensi gizi tambahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, masing-masing penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras nutrizinc setiap bulan selama tiga bulan. Kandungan zinc pada beras tersebut dinilai penting untuk menunjang kesehatan ibu hamil sekaligus mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.
Menurut Gatot, ketahanan pangan yang dibangun DKP tidak hanya menitikberatkan pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga pada kualitas dan nilai gizinya. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan pencegahan stunting dapat dilakukan sejak fase awal kehidupan.
Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, mengapresiasi langkah DKP yang konsisten menjalankan program penurunan stunting secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Upaya perbaikan gizi harus berjalan seiring dengan peningkatan sanitasi, kebersihan lingkungan, serta akses pelayanan kesehatan. Dengan sinergi yang kuat, target penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi dapat tercapai,” ujar Wabup.***
Editor : M. Nabil
(IFU)