Liburan Edukatif di Kampung Melon Sukabumi, Petik Buah Langsung dari Kebun Jadi Daya Tarik

Date:

Bisnisnews.net ||- Deretan melon matang yang menggantung rapi di dalam greenhouse bambu menghadirkan pemandangan tak biasa. Aroma manis buah yang siap panen menyelimuti ruangan, membuat siapa pun betah berlama-lama. Suasana itulah yang dirasakan pengunjung saat memasuki Kampung Melon Sukabumi, destinasi agrowisata yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi.

Di tengah libur panjang Natal dan Tahun Baru, tempat ini menjadi pilihan wisata alternatif bagi keluarga yang ingin menjauh sejenak dari keramaian pusat perbelanjaan. Berinteraksi langsung dengan alam, belajar, sekaligus bersantai menjadi daya tarik utama yang ditawarkan.

Salah satu pengunjung, Febi Vanisa Agisni (30), datang bersama keluarga dari Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan. Ia mengaku mengetahui Kampung Melon dari media sosial dan langsung tertarik untuk berkunjung saat libur sekolah.

“Saya ingin anak-anak liburannya beda, nggak melulu ke mall atau main gadget. Di sini mereka bisa lihat langsung, pegang, dan belajar dari alam,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).

Pengalaman memetik melon langsung dari tanamannya menjadi momen berkesan bagi Febi dan keluarganya. Selain menikmati aktivitas petik buah, mereka juga mendapatkan pengetahuan tentang berbagai jenis melon serta proses budidayanya.

“Anak jadi tahu pohon melon itu seperti apa. Ternyata jenisnya banyak sekali,” katanya.

Kesan positif itu semakin lengkap ketika melon yang dipetik langsung dicicipi. Menurut Febi, rasa melon dari kebun jauh lebih segar dan manis dibandingkan melon yang biasa dibeli di toko buah.

“Lebih enak, lebih manis, dan berair. Favorit saya Honey Globe. Rasanya beda banget,” ungkapnya.

Ragam Melon dari Berbagai Penjuru Dunia

Penanggung jawab Kampung Melon Sukabumi, Iman Yudasasmita, menjelaskan bahwa kawasan ini mengembangkan sekitar 10 varietas melon unggulan, baik lokal maupun impor. Saat ini, lima varietas telah memasuki masa panen.

“Ada Manami, Minori, Fujisawa, Rangipo, dan Honey Globe. Varietas lain menyusul panen bulan depan,” jelasnya.

Beberapa jenis melon yang dibudidayakan berasal dari Belanda, Taiwan, hingga China. Meski demikian, melon lokal seperti Ladika tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan kebun.

“Pengunjung paling banyak mencari Honey Globe karena teksturnya renyah tapi lembut, dan rasanya manis,” tambah Iman.

Wisata Edukasi Tanpa Tiket Masuk

Selain wisata petik buah, Kampung Melon Sukabumi juga mengedepankan nilai edukasi. Setiap pengunjung akan didampingi petugas untuk mengenal ciri buah matang dan proses perawatannya.

“Kita ingin pengunjung pulang bukan cuma bawa buah, tapi juga pengetahuan,” ujarnya.

Selama akhir pekan dan masa libur panjang, jumlah pengunjung bisa mencapai 200 hingga 300 orang per hari. Penjualan melon pun meningkat, dengan rata-rata 80 hingga 120 kilogram per hari, bahkan lebih saat puncak kunjungan.

Untuk masuk ke area kebun, pengunjung tidak dipungut biaya. Harga melon dipatok Rp30 ribu per kilogram untuk seluruh jenis. Dalam satu masa panen, satu greenhouse mampu menghasilkan hingga 1,5 ton melon. Dengan total lima greenhouse, omzet panen dapat menembus Rp30–40 juta.

Dengan konsep wisata alam yang edukatif dan ramah keluarga, Kampung Melon Sukabumi kian mengukuhkan diri sebagai destinasi pilihan untuk mengisi libur panjang dengan pengalaman yang berbeda dan berkesan.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Lewat Diplomatic Forum, Sukabumi Perluas Jejaring Dunia dan Tampilkan Potensi Daerah

Bisnisnews.net || Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-112, Pemerintah...

Dubes Dunia Belajar Ecoprint di Sukabumi, Siswa Jadi Duta Budaya Sekaligus Edukator Lingkungan

Bisnisnews.net || Kunjungan 16 duta besar dari sejumlah negara...

Monev Kecamatan Cikembar Tinjau BUMDes Sukamulya, Sekmat Tekankan Tertib Administrasi dan Inovasi Usaha

Bisnisnews.net || Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Cikembar...

Rapat Dinas, Wabup Sukabumi Tekankan Sinergi dan Peran Aktif Daerah Ditengah Efisiensi Anggaran 

Bisnisnews.net || Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri Rapat...