Bisnisnews.net || Operasi Zebra Lodaya 2025 yang digelar Satlantas Polres Sukabumi Kota resmi berakhir pada 30 November 2025. Selama dua pekan pelaksanaan, operasi ini menjadi salah satu langkah strategis kepolisian untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan potensi kecelakaan di wilayah Kota Sukabumi.
Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Haga Deo Harefa, menjelaskan bahwa metode pelaksanaan tahun ini tidak hanya berfokus pada penindakan. Pendekatan humanis melalui edukasi langsung di lapangan menjadi salah satu prioritas.
“Personel kami aktif memberikan penyuluhan di titik-titik keramaian. Penegakan hukum tetap berjalan, namun edukasi keselamatan menjadi pilar utamanya,” ujar Haga, Rabu (3/12/2025).
Sepanjang operasi, sebanyak 6.633 pelanggaran terdata. Sistem ETLE menyumbang 3.433 temuan, disusul 200 pelanggar yang ditilang langsung, serta 3.000 pengendara yang diberikan teguran. Dominasi pelanggaran masih datang dari pengendara roda dua dengan 5.487 kasus, sementara roda empat tercatat 1.146 kasus.
Dari sisi kecelakaan, Operasi Zebra hanya mencatat satu kejadian. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban luka ringan dan satu luka berat, tanpa korban meninggal dunia. Kerugian materi dilaporkan sekitar Rp500.000.
Dengan berakhirnya Operasi Zebra, Satlantas Polres Sukabumi Kota berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam berkendara dapat terus meningkat. Kepolisian menekankan bahwa upaya menjaga Kamseltibcarlantas bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama pengguna jalan.*** (RAF)
Editor : M. Nabil