Bisnisnews.net – Komandan Kodim 0622/Kab. Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo mendampingi kunjungan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Itjenad Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono untuk meninjau pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Sabtu (24/10/2026).
Kunjungan ini untuk memastikan sasaran pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Rombongan tiba di Posko TMMD Kampung Cikole sekitar pukul 09.57 WIB dan disambut Dandim, Ketua Persit KCK Cabang XLV, Forkopimda, Forkopimcam Ciemas, Kasiter Karem 061/SK Kolonel Inf Anjar Ari Wibowo, serta sekitar 500 warga.
Dalam paparannya, Dansatgas TMMD Letkol Agung menjelaskan TMMD ke-130 diawali Pra-TMMD pada 20 September – 11 Oktober 2026 dan resmi dibuka 13 Oktober 2026.
Progres sasaran fisik telah mencapai 85 persen. Pengaspalan jalan penghubung Kampung Cikole – Bojonggadog sepanjang 2.200 meter lebar 2,5 meter sudah 80 persen. Satu titik sumur bor dari total lima titik rampung 100 persen, empat titik lainnya 40 persen. Pembangunan MCK 70 persen, rehab 5 Rutilahu 80 persen, sementara rehab jembatan dan ketahanan pangan seluas 1 hektare sudah 100 persen.
Selain fisik, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan agama, kesehatan, pertanian, peternakan, UMKM dan wawasan kebangsaan telah mencapai 50 persen.
Ketua Tim Wasev Kolonel Andi Prihantono mengapresiasi sinergi TNI, Pemda, Polri dan masyarakat.
“TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang memiliki peran strategis dalam membantu percepatan pembangunan, khususnya di daerah yang masih membutuhkan infrastruktur,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kualitas pekerjaan dan koordinasi. “Laksanakan sesuai rencana, utamakan kualitas, optimalkan kegiatan nonfisik. Jadikan temuan Wasev sebagai bahan evaluasi,” tegasnya.
Rombongan kemudian meninjau langsung Posyandu di Kampung Sukadamai, sumur bor di Cikiara dan Sukasirna, rehab masjid, pengaspalan jalan Cikole-Bojonggadog, serta Rutilahu milik Herlan di Sukadamai.
TMMD ke-130 ini didukung hibah APBD Kabupaten Sukabumi Rp1 miliar dan anggaran TNI AD Rp338,3 juta.
Kegiatan pengawasan berjalan aman, tertib dan lancar.***
Editor: M. Nabil
(Aab)