Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi terus mendorong edukasi kesetaraan gender sebagai upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan.
DP3A mengingatkan, kekerasan berbasis gender merupakan segala bentuk kekerasan, perlakuan diskriminatif, maupun ancaman yang ditujukan kepada seseorang berdasarkan seksualitas atau identitas gender.
Meski laki-laki juga bisa menjadi korban, termasuk kekerasan seksual, perempuan dinilai memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap berbagai bentuk kekerasan berbasis gender.
Karena itu, pemahaman tentang kesetaraan gender dinilai penting untuk membangun lingkungan yang aman, adil, dan bebas kekerasan.
DP3A menilai edukasi kesetaraan gender dapat mengubah perspektif yang masih menempatkan perempuan sebagai objek, termasuk sebagai objek seksual. Kesetaraan gender menempatkan perempuan dan laki-laki sebagai manusia yang memiliki kedudukan, hak, serta kesempatan setara dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sejatinya, perempuan setara dengan laki-laki, sama-sama diciptakan Tuhan untuk saling melengkapi,” demikian pesan DP3A Kabupaten Sukabumi.
Upaya membangun kesetaraan gender, lanjut DP3A, tidak hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat.
DP3A mengajak seluruh masyarakat membangun kesadaran bersama, menghormati hak setiap individu, serta menciptakan lingkungan yang menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi berbasis gender.***
Editor: M. Nabil
(IFU)