Gema PS Sukabumi Bersuara di Hari Tani: Butuh Listrik Stabil dan Kepastian Lahan

Date:

Bisnisnews.net – Semangat Hari Tani Nasional digaungkan dalam FGD antara PLN UPP JBT-1 dan GEMA PS Sukabumi dan Komite Nasional Pergerakan Ketahanan Pangan dan Energi Nasional,  yang digelar di Grand Inna Samudera Beach Hotel, Palabuhanratu, Selasa (23/9/2026).

FGD ini menegaskan satu pesan: tanpa listrik, ketahanan pangan tidak akan tercapai.

Endik. S, Asman Project Site PLN UPP JBT 1, memaparkan progres kelistrikan Pajampangan. Gardu Induk Jampangkulon sudah beroperasi, dan dari total 186 tower transmisi, 181 tower sudah berdiri, sisa 5 tower dalam percepatan.

“PLN akan memenuhi kebutuhan energi di Sukabumi Selatan. Perbaikan pasokan terus kami upayakan agar daya stabil dan pemerataan segera terwujud,” jelas Endik.

Komitmen PLN itu disambut Ketua Umum GEMA PS Sukabumi, Saeful Usman. Menurutnya, listrik adalah penopang utama pertanian modern.

“Ketahanan pangan harus dibarengi ketahanan energi. Lahan-lahan tidur termasuk lahan Perhutani harus dimaksimalkan. Kuncinya sinergi antara petani dan PLN,” ucap Saeful.

“Kami petani juga butuh pasokan listrik yang stabil. Jangan sampai produksi pertanian kami, terganggu dengan adanya daya listrik yang berkurang. Oleh karenanya, kami sangat mendukung langkah PLN yang sedang melakukan pengerjaan untuk peningkatan pasokan daya listrik ke wilayah Sukabumi Selatan,” tegasnya.

Pandangan lebih kritis disampaikan Sekjen Komite Nasional, Aam Abdul Salam, S.Ag. Ia menyebut pengesahan UU Reforma Agraria 22 September kemarin adalah angin segar, tapi bukan garis finish.

“Petani adalah mitra strategis pemerintah. Tapi jangan euforia dulu. Keberhasilan reforma agraria bukan di Senayan, tapi di lapangan, di pengelolaan lahan,” tegas Aam.

Ia mengingatkan, UU 16 Bab 70 Pasal itu hanya akan bermakna jika dikawal rakyat.

“Petani, masyarakat adat, organisasi tani harus ikut mengusulkan LPRA dan mengawasi lembaga penyelenggara reforma agraria yang akan dibentuk di bawah Presiden. Tanpa pengawasan publik, UU ini hanya formalitas,” pungkasnya.***

Editor: M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Khusyu’ Acara Cukur Rambut dan Marhaba Putri Kedua Jurnalis Wartain.com, Keluarga Besar Ikut Hadir

Bisnisnews.net - Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti kediaman...

PWI Kabupaten Sukabumi Apresiasi Ketua SMSI Sukabumi Raya Raih Gelar S2

Bisnisnews.net - Kabar bahagia datang dari dunia pers Sukabumi....

73 Tahun KPU RI, DPRD Kabupaten Sukabumi: Mengawal Suara Rakyat, Menjaga Demokrasi

Bisnisnews.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi...

Jurnalis Senior Sukabumi Eman Sulaeman Resmi Sandang Gelar S2, CEO Bisnisnews.net: Teladan Bagi Generasi Muda

Bisnisnews.net - Dunia pers Sukabumi kembali mencatat prestasi akademik....