Pemkot Sukabumi Bidik Rp16 Miliar Penghimpunan ZIS

Date:

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi mendorong peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui penguatan sinergi antara perangkat daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi.

Langkah tersebut dibahas dalam forum Kolaborasi OPD bersama Baznas yang berlangsung di Op-Room Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Selasa (22/9/2026).

Dalam forum itu, Pemkot Sukabumi menargetkan penghimpunan ZIS dapat meningkat dari sekitar Rp4,6 miliar menjadi Rp16 miliar. Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat peran zakat sebagai salah satu instrumen sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, meminta perangkat daerah ikut mengambil peran dalam mencapai target tersebut. Ia menekankan pentingnya keteladanan aparatur pemerintah dalam menjalankan kewajiban sebagai muzaki atau pemberi zakat.

“Seluruh perangkat daerah harus menjadi agen Baznas. Jadi, contoh itu harus diikuti sama-sama, termasuk kepatuhan kita terhadap aturan,” ujar Ayep.

Menurut Ayep, keberadaan Baznas memiliki landasan hukum yang jelas sehingga dukungan pemerintah daerah terhadap pengelolaan zakat perlu diperkuat melalui tata kelola yang baik.

Ia pun meminta ketentuan serta regulasi mengenai Baznas dimasukkan ke dalam aplikasi Sukasai agar dapat menjadi bagian dari sistem kepatuhan dan tata kelola di lingkungan Pemkot Sukabumi.

“Masukkan Baznas ini, aturan dan regulasinya, ke dalam aplikasi Sukasai,” katanya.

Ayep juga menilai capaian yang telah diraih Kota Sukabumi perlu dibarengi dengan keteladanan dari aparatur pemerintah, termasuk dalam menjalankan kewajiban zakat.

“Banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh Kota Sukabumi, maka kita harus menjadi contoh bagi siapa pun. Jadi percontohan muzaki,” kata Ayep.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Sukabumi, K.H. Aceng Nazmudin, menyebut optimalisasi penghimpunan ZIS membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, Baznas mendapat amanah dari Wali Kota untuk meningkatkan penghimpunan ZIS. Namun, pelaksanaannya tidak dapat dilakukan secara mandiri tanpa dukungan perangkat daerah.

“Untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS, dalam hal ini tidak bisa bekerja sendiri. Sangat dibutuhkan dukungan serta peran serta dari setiap perangkat daerah demi terciptanya salah satu instrumen yang sehat untuk membantu pembangunan,” ujar K.H. Aceng.

Baznas Kota Sukabumi selanjutnya menyiapkan sejumlah program yang akan ditawarkan kepada ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi. Program tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas penghimpunan ZIS sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat dengan perangkat daerah.

Forum tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi, jajaran pimpinan dan komisioner Baznas, para asisten daerah, serta sejumlah unsur perangkat daerah.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kepatuhan terhadap pengelolaan zakat sekaligus meningkatkan jangkauan manfaat ZIS bagi masyarakat di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor: M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Hampir 27 Tahun di Arab Saudi, PMI Asal Sukabumi Tak Pernah Terima Gaji

Bisnisnews.net - Tangis dan harapan keluarga masih menyertai perjuangan...

Pemkot Sukabumi Satukan Data Pemerintahan Lewat Sukabumi Smart AI

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengembangkan sistem berbasis...

DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Jadi Undang-Undang

Bisnisnews.net - DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang...

Deputi Tekankan Komitmen dan Sinergitas dalam Percepatan Penurunan Stunting

Bisnisnews.net – Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan...