Bisnisnews.net – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kota Depok resmi menetapkan Dody Riyanto, S.Kom. sebagai Ketua DPC Partai HANURA Kota Depok periode 2025–2030.
Muscab ini menjadi langkah awal konsolidasi besar HANURA Kota Depok. Seluruh kader diharapkan kembali menyatukan kekuatan untuk menghadapi dinamika politik dan agenda-agenda politik ke depan.
Hadir dalam forum tersebut jajaran DPP dan DPD Partai HANURA. Dari DPP hadir Benny Rhamdani selaku Sekretaris Jenderal DPP Partai HANURA yang memberikan arahan langsung kepada pengurus baru.
Dalam sambutannya, Benny menekankan bahwa HANURA tidak boleh hanya muncul saat pemilu. Partai harus menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat setiap hari.
“HANURA harus hadir bukan hanya sebagai mesin politik, tetapi sebagai rumah bersama yang merasakan persoalan rakyat. Kekuatan kita diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujar Benny.
Ia mendorong kepengurusan baru untuk membangun politik yang berempati. Menurutnya, mendengarkan keluhan warga dan menghadirkan kerja nyata jauh lebih penting daripada sekadar struktur formal di atas kertas.
Sementara itu, Ketua DPD HANURA Jawa Barat H. Dian Rahadian, S.H., M.H. menegaskan terpilihnya Dody Riyanto harus dijadikan momentum kebangkitan organisasi di Kota Depok.
Dian meminta DPC segera melakukan konsolidasi menyeluruh sampai tingkat bawah. Penguatan struktur, kaderisasi berkelanjutan, dan pola kerja yang adaptif disebutnya sebagai pekerjaan rumah utama.
“Muscab bukan titik akhir, tetapi titik awal untuk bekerja. Setelah kepemimpinan terbentuk, seluruh energi harus diarahkan untuk membangun organisasi yang solid dan kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat,” tegas Dian.
Menanggapi amanah itu, Dody Riyanto, S.Kom. menyampaikan terima kasih atas kepercayaan kader. Ia menyatakan siap memimpin bersama pengurus dan kader untuk membangun DPC yang terbuka, solid, dan dekat dengan masyarakat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, DPC Partai HANURA Kota Depok ditargetkan segera menyusun program kerja konkret. Konsolidasi organisasi dan penguatan peran di tengah masyarakat menjadi fokus utama sebagai persiapan menghadapi dinamika politik hingga Pemilu 2029.***
Editor : M. Nabil
(Aab)