Bisnisnews.net – Suasana demokratis mewarnai Konferensi PWI Jawa Barat 2026. Sebanyak 755 peserta dengan hak suara hadir dan mencoblos langsung untuk memilih Ketua PWI Jabar periode 2026-2031.
Agenda akbar organisasi wartawan terbesar di Jabar ini digelar di Hotel Horison Ultima Kota Bandung, Rabu (12/8/2026). Acara dibuka resmi oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Duel Dua Kader Terbaik
PWI Pusat telah menetapkan dua nama yang lolos verifikasi dan berhak maju dalam kontestasi.
Kedua kandidat tersebut adalah:
1. H. Hardiayansyah
2. Tantan Sulton Bukhawan
Keduanya sama-sama membawa visi untuk membawa PWI Jabar lebih profesional dan adaptif di era digital.
One Man One Vote, Mandat Diberlakukan
Pemilihan berlangsung dengan sistem one man one vote. Setiap peserta DPT memiliki satu suara yang sama.
Untuk memastikan tidak ada suara yang hangus, AD/ART organisasi membolehkan peserta yang berhalangan hadir memberikan surat mandat.
Artinya, semangat ini untuk menghindari hilangnya hak atau suara yang akan diberikan kepada calon manapun.
“Prosesnya Sangat Demokratis”
Dari Sukabumi, peserta Konferprov Nuruddin Zain Syamsi alias Bah Anom, selaku Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, menilai jalannya pemilihan sudah sesuai koridor demokrasi.
“Proses pemilihan ketua PWI Jabar tersebut sangat demokratis. Sejauh ini tidak ada hal yang mengurangi semangat demokrasi dalam proses pemilihannya,” kata Bah Anom saat ditemui di ruang sidang pleno.
Ia juga menanggapi dinamika kecil yang muncul. “Kalaupun ada dinamika sedikit-sedikit, itu merupakan proses demokrasi yang tidak bisa dihindarkan,” ujarnya.
Menanti Pemimpin Baru
Dengan 755 suara yang dikerahkan, hasil Konferprov ini akan sangat menentukan arah PWI Jabar lima tahun ke depan.
Tugas berat menanti ketua terpilih: memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi wartawan, dan menjaga marwah pers di tengah derasnya informasi digital.
Siapa pun yang terpilih, diharapkan bisa menjadi pemimpin bagi seluruh anggota PWI Jabar, bukan hanya bagi pendukungnya.***
Editor : M. Nabil
(DH)