Bisnisnews.net – Penat kerja seminggu penuh? Waktunya kabur sebentar. Buat warga Jakarta, Bandung, dan sekitarnya, Sukabumi selalu jadi jawaban pas buat healing akhir pekan. Garis pantai selatannya langsung berhadapan dengan Samudra Hindia. Ombaknya kencang, pemandangannya liar, tapi menenangkan.
Sejak Geopark Ciletuh resmi jadi UNESCO Global Geopark, wajah pantai-pantai Sukabumi berubah. Jalan makin mulus, warung makin rapi, gazebo dan spot foto bermunculan. Road trip bareng teman atau bawa keluarga besar sekarang gak ribet lagi. Gak perlu jauh-jauh ke Bali.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar memgatakan, status geopark itu titik balik. Dulu akses ke pantai selatan masih “petualangan”, sekarang sudah layak wisata keluarga.
“Sejak Geopark Ciletuh jadi UNESCO Global Geopark, kami terus benahi akses dan fasilitas. Targetnya wisatawan nyaman datang, betah lama, dan mau balik lagi,” ujar Ali Iskandar.
“Pantai Sukabumi sekarang bukan cuma soal ombak. Ada geologi, budaya, sampai kuliner pesisir yang bisa jadi paket wisata lengkap,” tambahnya.
Hasilnya: pantai-pantai yang dulu sepi, sekarang ramai. UMKM hidup, homestay penuh, ojek lokal kebagian rezeki. Efek berantainya langsung ke warga pesisir. Liburan kamu sama dengan rezeki mereka.
Biar gak bingung mau ke mana, ini 5 pantai Sukabumi yang wajib masuk list kamu akhir pekan ini. Semua punya karakter beda, tinggal pilih mood kamu yang mana.
Pantai Citepus – Raja Pantai Keluarga
Lokasi paling strategis dan ramah anak. Garis pantainya luas, landai, pasir kelabunya lembut. Anak-anak bisa main air sepuasnya tanpa khawatir ombak besar. Sore hari suasananya meriah, warung kelapa muda dan seafood berjejer. Spot sunset-nya juara.
Pengelola wisata setempat bilang Citepus sengaja dijaga nuansa kekeluargaannya. Banyak gazebo, toilet bersih, dan area parkir luas. Cocok buat yang bawa orang tua dan bocil.
“Citepus kami buat se-ramah mungkin untuk keluarga. Yang penting aman, bersih, dan harga warung wajar biar semua bisa nikmatin pantai,” kata Ujang, pengelola wisata Citepus.
“Sunset di sini itu gratis tapi nilainya mahal. Makanya banyak yang rela macet demi lihat oranye di ufuk barat,” lanjutnya.
Pantai Karang Hawu – Eksotis & Mistis
Cari vibe dramatis? Ke sini. Namanya dari “hawu” = tungku, karena formasi karang berlubang kayak tungku. Tebing karangnya tinggi, ombak Samudra Hindia menghantam batu, percikannya tinggi banget. Foto di sini auto keren.
Ada nilai sejarah juga. Di atas tebing ada petilasan Nyi Roro Kidul dan makam keturunan Wali Songo. Jadi selain healing, kamu dapat wisata religi. Gazebo dan warung tradisional siap nemenin kamu sambil denger debur ombak.
Pantai Batu Panganten – Privat & Romantis
Namanya unik karena ada dua batu karang kembar di tengah laut, kayak sepasang pengantin. Suasananya lebih tenang dan sepi dibanding Citepus atau Pelabuhan Ratu. Cocok buat yang mau “me time” atau foto prewed.
Air lautnya jernih hijau toska, pasirnya luas. Pas senja, siluet dua batu karang + langit oranye = momen magis yang diburu fotografer lanskap. Medannya aman buat duduk santai, tapi tetap hati-hati kalau mau nyebur.
Pantai Pelabuhan Ratu – Ikon Legendaris
Ini pantai paling terkenal di Sukabumi. Ombaknya besar, tebingnya curam, dan cerita Nyi Roro Kidul-nya melegenda. Fasilitas paling matang: hotel, penginapan, resto seafood, sampai gazebo. Aksesnya paling gampang dari jalur utama.
Banyak wisatawan mancanegara juga mampir ke sini buat surfing. Ombaknya konsisten dan menantang. Buat yang gak berani nyebur, cukup duduk di gazebo sambil nikmatin angin laut + es kelapa.
Pantai Ombak Tujuh – Surganya Surfer
Tersembunyi tapi bertaraf internasional. Namanya karena ombaknya datang berlapis tujuh sebelum pecah di karang. Medannya penuh batuan eksotis, jadi kurang cocok buat berenang. Tapi visualnya gila banget.
Karena lokasinya masih “perawan”, suasananya alami banget. Pas buat kamu yang bosen pantai rame. Bawa drone, hasil videonya bisa saingan sama vlogger travel.
Kepala Dinas Pariwisata Ali Iskandar menutup: “Kami ingin wisatawan datang ke Sukabumi bukan cuma sekali. Datang, jatuh cinta sama pantainya, lalu balik lagi bawa teman. Itu misi kami lewat Geopark Ciletuh.”
“Jaga kebersihan ya! Pantai bersih bisa jadinya wisatawan nyaman sama dengan warga sejahtera. Simple,” pesannya.***
Editor : M. Nabil
(Aab)