Pemkot Sukabumi Siapkan Langkah Buka Akses Pasar Global untuk UMKM, Expo Jadi Pintu Awal

Date:

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi mulai memfokuskan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan jaringan pemasaran dan peningkatan kualitas pelaku usaha. Salah satu upaya yang didorong adalah memaksimalkan kegiatan expo sebagai sarana mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat menghadiri kegiatan Roadshow Goes to Sukabumi Trade Expo Indonesia di Ruang Pertemuan Bank BJB Kota Sukabumi, Jumat (22/5/2026).

Ayep Zaki menekankan bahwa pameran usaha harus dimanfaatkan lebih dari sekadar ruang promosi. Menurutnya, kegiatan seperti expo dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk belajar, membangun relasi bisnis, dan memperluas peluang kerja sama.

“Expo bukan hanya promosi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan jejaring usaha bagi UMKM agar mampu berkembang lebih besar,” kata Ayep.

Ia menilai pengembangan UMKM akan lebih efektif apabila pemerintah memiliki pemetaan yang jelas terhadap karakter dan kapasitas pelaku usaha. Karena itu, ia mendorong adanya klasifikasi UMKM berdasarkan kelompok unggulan, menengah, hingga usaha yang masih perlu pendampingan.

Dengan pola pembinaan yang lebih terukur, pemerintah berharap pelaku usaha lokal dapat berkembang secara bertahap dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

“Dengan sistem pembinaan yang tepat, UMKM diharapkan mampu terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ayep juga mengajak pelaku usaha untuk lebih aktif mencari peluang dan tidak hanya bergantung pada program pemerintah. Menurutnya, peluang pengembangan usaha terbuka melalui berbagai jalur, termasuk kolaborasi dengan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Ia menilai kemampuan membangun komunikasi dan jaringan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ke depan, Pemkot Sukabumi juga menyiapkan agenda yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra bisnis dari luar negeri. Rencana tersebut disebut menjadi kelanjutan dari komunikasi dan pertemuan yang sebelumnya dilakukan bersama 14 duta besar di Kota Sukabumi.

Selain membuka akses pasar, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pengembangan produk berbasis potensi lokal. Salah satu komoditas yang akan terus didorong adalah bambu, yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan dengan pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Menkeu Purbaya Siapkan Dua Mesin Pertumbuhan untuk Kejar Target Ekonomi 8 Persen

Bisnisnews.net - Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan dua mesin pertumbuhan...

Pemkot Sukabumi Mulai Siapkan Warga Hadapi Perubahan Sistem Pengelolaan Sampah

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi mulai memperkuat edukasi kepada...

PCM Jadi Langkah Awal Pengawasan Proyek, Dinas PU Sukabumi Tekankan Mutu Infrastruktur

Bisnisnews.net - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melalui...

Cahaya Baru untuk Giri Mukti: PLN UP3 Sukabumi Salurkan Listrik Gratis Lewat LUTD

Bisnisnews.net – Desa Giri Mukti kini terang. PLN UP3...