Bisnisnews.net || Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan perkembangan sebagai wilayah dengan arah pembangunan yang semakin terarah. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia menjadikan kawasan ini kaya akan potensi, mulai dari pesisir, perbukitan, hingga desa-desa produktif yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki kekuatan yang lengkap di berbagai sektor. Menurutnya, potensi dari laut, pertanian, hingga pariwisata menjadi modal besar yang harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Cisolok ini memiliki potensi dari laut, pertanian, hingga pariwisata. Tinggal bagaimana kita mengelola dan mengembangkannya secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (03/04/226).
Sebagian besar warga Cisolok menggantungkan hidup pada sektor pertanian, perikanan, perdagangan, serta jasa wisata. Pemerintah kecamatan pun terus mendorong berbagai program pemberdayaan, seperti penguatan UMKM, pengembangan BUMDes, serta pembinaan kelompok usaha, termasuk komunitas kopi lokal.
Upaya ini diiringi dengan komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berfokus pada pelayanan publik.
Di sektor pariwisata, Cisolok memiliki sejumlah destinasi unggulan yang telah dikenal luas, seperti Pantai Karangpapak, Karanghawu, Cibangban, hingga Geyser Cipanas. Keindahan alam tersebut menjadi daya tarik utama yang mendatangkan wisatawan sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal. Selain itu, sektor pertanian juga menjadi andalan dengan berbagai komoditas seperti padi, palawija, kelapa, kopi, serta hasil hortikultura.
Di wilayah pesisir, potensi perikanan turut memberikan kontribusi signifikan melalui hasil tangkapan ikan dan udang yang menopang ekonomi masyarakat. Pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif di Cisolok juga semakin terlihat. Beragam produk olahan hasil laut, kerajinan, hingga kuliner khas daerah mulai mendapatkan tempat di pasar yang lebih luas.
Hal ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. Untuk mengoptimalkan seluruh potensi tersebut, pemerintah kecamatan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, mengembangkan pariwisata berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih perlu dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur, risiko bencana alam, fluktuasi kunjungan wisatawan, hingga akses permodalan bagi pelaku usaha kecil. Dengan langkah yang konsisten dan sinergi berbagai pihak, Cisolok optimistis dapat terus berkembang menjadi kawasan yang maju, mandiri, dan berdaya saing.***
Editor : M. Nabil
(IFU)