Bisnisnews.net || Dinas Pendidikan Jawa Barat meluncurkan program Pesantren Ekologi Ramadan 2026, yang bertujuan membentuk karakter siswa yang religius dan peduli lingkungan. Program ini akan dilaksanakan pada 23 Februari hingga 13 Maret 2026, dengan tema “Internalisasi Nilai Gapura Pancawulya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil Alamin.
Pesantren Ekologi Ramadan 2026 terbuka untuk pelajar tingkat SMA/SMK sederajat di seluruh Jawa Barat, dengan syarat-syarat tertentu. Kegiatan ini mencakup pengajian tematik, gerakan bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, pengolahan sampah, dan kampanye hidup hijau di media sosial.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan membuka acara ini secara resmi besok, Selasa (24/2/2026). Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga alam dan mendorong partisipasi aktif dalam aksi konservasi ¹.
Kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan 2026:
– Pengajian Tematik: Kajian agama dengan tema lingkungan dan keberlanjutan
– Aksi Lingkungan: Kegiatan bersih-bersih, penanaman pohon, dan pengelolaan sampah
– Kampanye Hidup Hijau: Promosi gaya hidup ramah lingkungan di media sosial
Manfaat Program:
– Meningkatkan pemahaman agama yang relevan dengan isu lingkungan
– Menjadi pelopor gerakan hijau di sekolah dan komunitas
– Menginspirasi teman sebaya untuk peduli lingkungan
– Mengembangkan inisiatif lingkungan di wilayahnya.
Dengan program ini, Dinas Pendidikan Jawa Barat berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya taat secara spiritual, tapi juga peduli terhadap lingkungan sekitar.***
Editor : M. Nabil
(Aab)