Bisnisnews.net || Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong terwujudnya keselarasan antara dunia pendidikan dan pelatihan kerja dengan kebutuhan industri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi bersama UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Daerah (FKLPI-D), beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari berbagai sektor industri serta jajaran pejabat Disnakertrans. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi terkait kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan pasar, sekaligus mengevaluasi kesesuaian kurikulum pelatihan dengan perkembangan dunia usaha.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menegaskan bahwa kolaborasi yang terarah antara lembaga pelatihan dan industri merupakan kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai.
“Pelatihan kerja harus responsif terhadap dinamika industri. Kurikulum perlu terus diperbarui agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, tantangan era digital dan kemajuan teknologi menuntut adanya inovasi dalam sistem pelatihan. Karena itu, peran FKLPI-D dinilai penting sebagai jembatan komunikasi antara penyelenggara pelatihan dan pelaku industri, termasuk dalam membuka peluang magang maupun penempatan kerja.
Melalui penguatan koordinasi ini, Disnakertrans berharap tercipta kerja sama berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.
Dengan begitu, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan profesional untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.***
Editor : M. Nabil
(IFU)