Bisnisnews.net || Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) STISIP WPM Palabuhanratu menggelar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) secara aklamasi. Meski hanya diikuti satu pasangan calon, KPUM menegaskan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi, transparan, dan konstitusional.
Kegiatan pemilihan tersebut berlangsung di lingkungan kampus STISIP WPM dan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan semester. Mahasiswa yang hadir berasal dari semester 2 hingga semester 8, dengan masing-masing kelas mengirimkan lima orang perwakilan.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars STISIP WPM, sebagai bentuk penghormatan terhadap institusi dan semangat kebangsaan. Suasana berlangsung khidmat sebelum memasuki agenda utama pemilihan.
Pasangan calon yang mengikuti kontestasi hanya satu, yakni Mukti mahasiswa semester 6 Prodi Administrasi Publik sebagai calon Ketua BEM dan Wahyu mahasiswa semester 4 Prodi Administrasi Publik sebagai calon Wakil Ketua BEM.
Meski berstatus calon tunggal, KPUM tetap melaksanakan proses pemilihan sesuai regulasi yang berlaku.
KPUM memberikan kesempatan kepada pasangan calon untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja yang akan dijalankan apabila terpilih. Paparan tersebut menjadi dasar pertimbangan bagi peserta forum sebelum dilakukan penetapan secara aklamasi.
Selain itu, audiens yang hadir juga diberi ruang untuk menyampaikan pertanyaan, kritik, maupun saran kepada pasangan calon. Sesi dialog berlangsung interaktif dan menjadi bagian penting dari proses demokrasi yang dijaga oleh KPUM.
Setelah seluruh tahapan dilalui, forum secara bulat menyatakan menerima pasangan Mukti dan Wahyu. Dengan mekanisme aklamasi, KPUM kemudian menetapkan keduanya sebagai formateur Ketua dan Wakil Ketua BEM STISIP WPM terpilih.
Ketua KPUM STISIP WPM, Nadia, menegaskan bahwa pemilihan secara aklamasi tetap sah dan konstitusional. “Walaupun hanya ada satu pasangan calon, seluruh tahapan tetap kami jalankan sesuai aturan. Aklamasi ini lahir dari persetujuan forum yang sah dan demokratis,” ujar Nadia, Senin 09/02/2026.
Sementara itu, Ketua BEM terpilih, Mukti, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Kami berkomitmen untuk membawa BEM STISIP WPM Plara lebih aktif, religius, aspiratif, dan menjadi jembatan antara mahasiswa dan pihak kampus,” ungkap Mukti.
Dengan terpilihnya pasangan Mukti dan Wahyu, diharapkan roda organisasi BEM STISIP WPM dapat berjalan lebih solid dan progresif. KPUM berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program yang berdampak positif bagi seluruh mahasiswa dan civitas akademika.***
Editor : M. Nabil
(Ujeng)