Bisnisnews.net || Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat melakukan pemantauan terhadap keberadaan seekor lutung Jawa yang dilaporkan berkeliaran di lingkungan permukiman warga Jalan Siliwangi, Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Kepala Resor Konservasi Wilayah VI Sukabumi BKSDA Jawa Barat, Isep Mukti Miharja, mengatakan laporan pertama diterima dari masyarakat pada 10 Januari 2026. Menyikapi hal tersebut, petugas konservasi langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengamankan satwa dilindungi tersebut.
“Setelah laporan awal, kami bersama petugas pemadam kebakaran memasang kandang jebak. Upaya itu dilakukan hingga 20 Januari, namun lutung belum berhasil diamankan,” ujar Isep, Sabtu (31/1/2026).
Pemantauan kemudian dilanjutkan setelah BKSDA kembali menerima laporan serupa pada 30 Januari 2026. Sejak saat itu, relawan setempat turut dilibatkan untuk memantau pergerakan satwa di sekitar permukiman.
Menurut Isep, kemunculan lutung Jawa di kawasan padat penduduk tersebut masih dalam tahap penelusuran. Ada kemungkinan satwa tersebut merupakan hewan peliharaan yang terlepas, atau berasal dari kawasan hutan di sekitar lokasi.
“Jika mendekati permukiman dan berada sendirian, bisa saja sebelumnya dipelihara. Namun jika lebih sering berada di atas bangunan dan jarang turun ke tanah, kemungkinan berasal dari habitat alami,” jelasnya.
Ia menambahkan, secara alami lutung Jawa hidup berkelompok, berpindah dari satu pohon ke pohon lain, serta mengonsumsi pucuk daun sebagai sumber makanan.
BKSDA Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk tidak mengganggu keberadaan lutung tersebut dan tidak memberinya pakan, guna menjaga perilaku alami satwa liar.
Sebelumnya, warga Kampung Cibolang Kidul sempat diresahkan dengan kemunculan seekor lutung Jawa pada 29 Januari 2026 siang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang karena lutung Jawa merupakan satwa yang dilindungi.***(RAF)
Editor : M. Nabil