Bisnisnews.net || Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Senin (19/1/2026). Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan pemilu sebelumnya sekaligus membahas penguatan sistem demokrasi ke depan.
Dalam pertemuan itu, Ayep Zaki diterima langsung oleh Ketua KPU RI. Ia menyampaikan apresiasi atas kinerja KPU yang dinilai berhasil menyelenggarakan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Kota Sukabumi secara aman, tertib, dan kondusif.
Menurut Ayep Zaki, kelancaran proses pemilu memberikan dampak besar terhadap stabilitas pemerintahan daerah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme demokrasi.
“Alhamdulillah, kami mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan Ketua KPU RI. Selain menerima arahan terkait langkah KPU ke depan, saya juga menyampaikan terima kasih karena penyelenggaraan Pileg dan Pilkada di Kota Sukabumi berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari profesionalisme penyelenggara pemilu serta kerja sama yang solid antara KPU, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Stabilitas politik yang terjaga, lanjutnya, menjadi modal utama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi hadir bersama Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno, serta empat komisioner lainnya. Imam menegaskan bahwa peningkatan kualitas demokrasi tidak dapat dilepaskan dari sinergi kelembagaan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Demokrasi yang sehat membutuhkan kolaborasi semua pihak agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menatap agenda pemilu selanjutnya, Ayep Zaki mengajak warga Kota Sukabumi untuk terus terlibat aktif dalam setiap tahapan pemilu. Ia menargetkan tingkat partisipasi pemilih dapat melampaui 80 persen pada pemilu mendatang.
“Partisipasi masyarakat adalah indikator utama demokrasi yang kuat. Saya berharap warga Kota Sukabumi berbondong-bondong datang ke TPS sehingga daerah kita bisa menjadi contoh nasional dalam pelaksanaan pemilu yang berkualitas dan bermartabat,” pungkasnya.*** (RAF)
Editor : M. Nabil