Komitmen Presiden Prabowo Bawa Indonesia Swasembada Pangan, PPJNA ’98: Arah Peningkatan Kesejahteraan Rakyat

Date:

Bisnisnews.net || Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya terhadap ketahanan pangan nasional dengan melakukan Panen Raya Padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kegiatan ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya petani.

Ketua Umum Persatuan Pergerakan Jaringan Nasional Aktivis 98 (PPJNA 98), Anto Kusumayuda, mengatakan panen raya tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol keberhasilan kebijakan strategis Presiden Prabowo dalam membangun kemandirian pangan nasional.

“Panen Raya di Karawang ini adalah bukti konkret bahwa Presiden Prabowo tidak hanya berbicara, tetapi bekerja dan menghadirkan hasil nyata. Swasembada pangan bukan lagi wacana, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh petani dan rakyat,” ujar Anto dalam keterangannya, Jumat 09/01/2026.

Menurut Anto, keberhasilan swasembada pangan merupakan fondasi penting bagi kedaulatan bangsa. Ia menegaskan bahwa pangan adalah sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga keberpihakan negara kepada petani menjadi keharusan.

“Ketika negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, maka ketergantungan pada impor dapat ditekan. Ini berdampak langsung pada stabilitas harga, daya beli masyarakat, dan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Kabupaten Karawang dipilih sebagai lokasi Panen Raya karena perannya yang strategis sebagai salah satu lumbung padi nasional. Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo turun langsung ke sawah bersama para petani, memanen padi, serta berdialog mengenai kondisi pertanian, harga gabah, dan kebutuhan sarana produksi.

Panen raya ini juga menandai keberhasilan peningkatan produksi padi nasional yang ditopang oleh berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari penyediaan pupuk, perbaikan irigasi, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Anto Kusumayuda menilai kehadiran Presiden di tengah petani memiliki makna penting secara psikologis dan politik. “Ini menunjukkan bahwa Presiden benar-benar hadir bersama rakyat, khususnya petani yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional,” katanya.

PPJNA 98 juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam mendorong modernisasi sektor pertanian. Penggunaan alat dan mesin pertanian, bibit unggul, serta sistem pengelolaan pertanian berbasis teknologi dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Selain itu, kebijakan penyerapan gabah petani dengan harga yang menguntungkan menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan petani. “Petani tidak hanya diminta menanam dan memanen, tetapi juga dilindungi dari fluktuasi harga yang merugikan,” ujar Anto.

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan petani adalah kunci keberlanjutan swasembada pangan. Tanpa petani yang sejahtera, ketahanan pangan nasional akan rapuh.

Lebih lanjut, Anto Kusumayuda menyampaikan bahwa PPJNA 98 mendukung penuh langkah Presiden Prabowo dalam menjadikan swasembada pangan sebagai agenda jangka panjang, bukan sekadar pencapaian sesaat.

“Yang terpenting adalah menjaga keberlanjutan. Swasembada pangan harus dijaga dari tahun ke tahun, sekaligus diperluas ke komoditas lain seperti jagung, kedelai, dan protein hewani,” katanya.

Ia berharap momentum Panen Raya di Karawang menjadi pemacu semangat seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sektor pertanian dan ekonomi rakyat. “Jika pangan kuat, maka bangsa ini akan berdiri tegak dan berdaulat,” pungkas Anto.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Temui Wamenpora, Pemkot Sukabumi Usulkan Revitalisasi Stadion dan Pembangunan Fasilitas Pemuda

Bisnisnews.net || Pemerintah Kota Sukabumi melakukan audiensi dengan Wakil...

Mediasi Gagal, Sengketa Lahan Dapur SPPG di Pamuruyan Berlanjut ke Jalur Hukum

Bisnisnews.net || Polemik kepemilikan lahan yang kini digunakan sebagai...

Gogosan Jalur Akibat Hujan Deras, Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi–Cipatat Dihentikan Sementara

Bisnisnews.net || Perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat–Sukabumi kembali...

UU PPRT Disahkan, Jutaan Pekerja Rumah Tangga Kini Wajib Dapat THR, Cuti, dan BPJS

Bisnisnews.net || Pengesahan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT)...