Bisnisnews.net || Pemerintah Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Gunungguruh, melaksanakan fogging di wilayah Dusun III Jatimekar, sebagai upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria, Kamis pagi 08/01/2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Dusun III Jatimekar tersebut dilakukan, menyusul sudah adanya dua orang yang terkena kasus DBD dan Malaria di wilayah Dusun Jatimekar.
Kepala Dusun III Jatimekar, Sutarmat, mengatakan kegiatan fogging tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dini, agar kasus DBD yang sudah ada tidak menyebar kemana-mana.
“Hari ini kita melaksanakan fogging di Dusun Jatimekar. Harapan kita, mudah-mudahan kasus malaria dan DBD dapat kita minimalisir, khususnya di Dusun Jatimekar dan Desa Sirnaresmi ini,” ujar Sutarmat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan aktif melaksanakan gotong royong di wilayah masing-masing, terutama dalam membersihkan parit dan membuang sampah ke tempatnya.
“Pada kesempatan ini Kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar terus bergotong royong melaksanakan pembersihan lingkungan, terutama parit dan genangan air yang sering digunakan nyamuk untuk bertelur. Tidak lupa juga, masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya,” harap Sutarmat.
Sementara petugas fogging dari Puskesmas Gunungguruh, Ade Anwar, menjelaskan fogging dilakukan untuk membasmi jentik nyamuk yang bersarang di selokan dan tumpukan sampah dengan penaburan serbuk obat ABATE 1 GR.
“Hari ini kami melaksanakan fogging di Dusun Jatimekar, Desa Sirnaresmi. Sesuai instruksi pimpinan Kami akan terus berupaya mencegah penyebaran DBD ini, agar masyarakat tetap terlindungi,” ucap Ade.
Ade menegaskan, keberhasilan pencegahan DBD dan malaria sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Fogging ini hanya salahsatu upaya saja, yang paling penting masyarakat harus tetap menjaga kebersihan lingkungan, terlebih sekarang sedang musim penghujan, tentunya sarang-sarang nyamuk itu harus segera kita bersihkan,” pungkas Ade.***
Editor : M. Nabil
(Aab)