Bisnisnews.net || Suasana malam di Kampung Tegal Wangi, RT 04/02, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, mendadak mencekam setelah warga menemukan jenazah seorang perempuan muda di salah satu kamar kos pada Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
Ketua RT setempat, Budianto, mengungkapkan bahwa jasad tersebut adalah penghuni kos berusia 22 tahun, kelahiran 2003. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah memasuki fase pembusukan.
“Perempuan, kelahiran 2003, sudah membusuk,” ujarnya singkat.
Budianto mengaku tidak mengenal korban lantaran baru menjabat sebagai ketua RT. Ia pun belum pernah menerima laporan mengenai kedatangan penghuni baru di wilayah tersebut.
“Saya belum tahu dia tinggal sejak kapan karena saya baru menjabat. Mungkin RT sebelumnya yang mendata,” katanya.
Setelah mendapatkan laporan dari penjaga kos, Budianto segera menghubungi pihak kepolisian. Tim INAFIS Polres Sukabumi Kota kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD R. Syamsudin SH (Bunut) untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Penjaga kos bilang dia tinggal sendirian. Setelah polisi datang, jenazah langsung dibawa ke Bunut,” tuturnya.
Identitas korban kemudian diketahui sebagai AN (22), mahasiswi asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Kejadian bermula saat penjaga kos curiga karena AN tak kunjung keluar kamar selama beberapa hari. Ketukan pada pintu tak mendapat respons, sementara bau menyengat tercium dari dalam kamar.
“Peristiwa ini terjadi pada Sabtu sekitar pukul 21.30 WIB. Korban merupakan mahasiswi, kelahiran 2003,” jelas Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih.
Astuti menambahkan, korban ditemukan berada di kamar mandi dalam kondisi tidak bernyawa.
“Ketika saksi mengecek dari jendela, terlihat korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang pribadi, termasuk sepeda motor Honda Scoopy, dompet berisi identitas, ponsel, tas, perlengkapan mandi, uang tunai Rp50 ribu, serta makanan kemasan.
Berdasarkan keterangan penjaga kos, AN diketahui mulai menempati kamar pada 30 November 2025 dan terakhir terlihat pada 1 Desember 2025.
Jenazah kini berada di RSUD R. Syamsudin SH untuk visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans setempat,” kata Astuti.
Hingga kini, polisi masih menelusuri penyebab pasti kematian mahasiswi tersebut.***(RAF)
Editor : M. Nabil