Bisnisnews.net || Di tengah gemerlap pembangunan, masih ada kisah pilu yang luput dari perhatian. Adalah Suheni, seorang perempuan lanjut usia berumur sekitar 75 tahun, yang kini menjalani sisa hidupnya seorang diri di Kampung Batucolat, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Rumah yang ia tempati bukan miliknya sendiri—hanya bangunan tua dengan dinding tembok yang mulai rapuh dan atap bocor di sana-sini. Ia menumpang di tanah orang lain, menandakan betapa rentannya kehidupan yang ia jalani.
Setiap hari, Suheni berjuang menghadapi kesepian tanpa keluarga dan tanpa penghasilan tetap. Ia tidak memiliki akses air bersih maupun listrik yang layak. Di usianya yang senja, ia kian sulit mengingat banyak hal karena kondisi pikun yang mulai parah.
Bertahun-tahun lamanya, Suheni hidup dari belas kasih tetangga dan warga sekitar yang sesekali datang membawakan makanan atau menjenguk untuk memastikan ia masih dalam keadaan baik. Namun, perhatian dari pihak pemerintah atau lembaga sosial hingga kini belum juga datang. Ia belum tersentuh program bantuan sosial maupun renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu).
Kisah hidup Suheni menjadi cermin nyata bahwa masih banyak warga di pelosok negeri yang terpinggirkan dari perhatian negara. Di balik senyum tuanya, tersimpan harapan besar agar tangan-tangan dermawan dan pihak terkait segera hadir, memberi secercah cahaya di sisa hidupnya.
Semoga langkah kecil dari kepedulian bersama dapat menghadirkan kebahagiaan bagi Suheni, agar ia bisa menikmati masa tua dengan lebih layak, tenang, dan bermartabat.
Mari kita doakan beliau, semoga diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dari Allah SWT. Aamiin.***
Foto : Tan
Editor : M. Nabil
(IFU)