Bisnisnews.net || Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar pendidikan tinggi di wilayah Priangan dengan menggelar Wisuda Sarjana ke-32 dan Pascasarjana ke-5 Tahun Akademik 2024–2025, Ahad (7/9/2025). Sebanyak 260 lulusan, terdiri dari 161 sarjana dan 99 pascasarjana, resmi dikukuhkan.
Menurut Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, kehadiran lulusan baru dari kampus-kampus lokal seperti INKHAS sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Kota ini membutuhkan energi segar dari generasi muda berpendidikan. Gelar akademik adalah amanah moral yang harus diwujudkan melalui pengabdian dan profesionalisme,” ungkapnya.
Ayep juga menekankan pentingnya nilai sosial dan kearifan lokal dalam praktik kehidupan sehari-hari. Nilai silih asah, silih asih, silih asuh disebutnya relevan untuk memperkuat peran lulusan di tengah masyarakat.
INKHAS sendiri memiliki perjalanan panjang dalam dunia pendidikan. Berdiri sejak 1994 sebagai Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), lembaga ini kemudian bertransformasi menjadi institut pada 2023. Transformasi tersebut tak hanya simbol perubahan status kelembagaan, melainkan juga penghormatan terhadap warisan perjuangan KH Ahmad Sanusi, tokoh nasional yang lahir dari Sukabumi.
Prosesi wisuda yang berlangsung di Gedung Anton Soejarwo itu tidak hanya menjadi selebrasi akademik, tetapi juga refleksi atas peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia berkarakter, berilmu, dan mampu menjawab tantangan zaman. Kehadiran tokoh masyarakat, akademisi, dan keluarga besar wisudawan semakin menegaskan bahwa INKHAS bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan bagian dari denyut kehidupan masyarakat Sukabumi.***(RAF)
Editor : M. Nabil