Bisnisnews.net || Untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan di sekolah-sekolah berbasis komunitas atau Sekolah Rakyat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru telah menyelenggarakan proses seleksi intensif untuk Bakal Calon Kepala Sekolah Rakyat.
Program ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang berfokus pada pendidikan untuk masyarakat marginal dan terpencil.
Seleksi Ketat dan Terstruktur
Seleksi ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada tanggal 19–21 April dan 7–10 Mei 2025. Peserta berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, dengan kriteria sebagai berikut:
* Kepala Sekolah Penggerak Angkatan 1, 2, dan 3
* Guru bersertifikat Calon Kepala Sekolah (data Sistem KSPS)
* Kepala Sekolah Aktif
* Usulan dari Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota
Dari total 604 calon yang diundang, sebanyak 518 peserta melakukan daftar ulang dan mengikuti tahapan seleksi berupa wawancara dengan lima aspek penilaian utama:
* Motivasi
* Kepemimpinan Visioner
* Kemampuan Coaching dan Mentoring
* Wirausaha Sosial
* Kemampuan Berbahasa Inggris
Hasil akhir seleksi menetapkan 159 nama yang dinyatakan layak dan direkomendasikan untuk melanjutkan ke seleksi lanjutan di Kementerian Sosial.
Jawa Barat Menjadi Salah Satu Provinsi dengan Lolosan Terbanyak
Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmen luar biasa dalam bidang pendidikan dengan banyaknya pendidik dan kepala sekolah yang lolos seleksi.
Berikut adalah daftar nama-nama peserta dari Jawa Barat yang berhasil menembus seleksi nasional ini:
1. Ihsan Al Ma’ruf – SMAN 1 Cisolok, Kab. Sukabumi
2. Agus Sucipto – SMAN 1 Cisolok, Kab. Sukabumi
3. Nafsiyah Khoerunisa – SMAN 1 Kabandungan, Kab. Sukabumi
4. Susanti Retno Hardini – SMAN 1 Bandung, Kota Bandung
5. Wiwin Winarti – SMP Negeri 56, Kota Bandung
6. Neni Ratnasari – SMAN 1 Margaasih, Kab. Bandung
7. Setia Nugraha – SMAN 11 Bandung, Kota Bandung
8. Tintin Sri Supriatin – SMP Negeri 9, Kota Bandung
9. Arman Tirtajaya – SMAN 21 Bandung, Kota Bandung
10. Cucu Rukmini – SMAN 1 Soreang, Kab. Bandung
11. Neneng Nurjanah – SMP Negeri 5, Kota Bandung
12. Yanti Sofayantina – SMP Negeri 36, Kota Bandung
13. Erna Hamidah – SMP Negeri 51, Kota Bandung
14. da Nurlaelasari – SMAN 18 Bandung, Kota Bandung
15. Dida Firgiawan – SMAN 8 Bandung, Kota Bandung
16. Yudi Yansyah – SMAN 1 Tarumajaya, Kab. Bekasi
17. Lastri Fajarwati – SMP Negeri 19 Bekasi, Kota Bekasi
18. Nona Aliah – SMAN 2 Bekasi, Kota Bekasi
19. Fitri Puspitasari – SMP Negeri 3 Leuwiliang, Kab. Bogor
20. Zubaidah – SMP Negeri 2 Citeureup, Kab. Bogor
21. Revi Affandi – SMAN 3 Bogor, Kota Bogor
22. Sukmawati – SMP Negeri 230 Jakarta, berdomisili Kab. Bogor
23. Ikhsan Cahyana – SMAN 6 Bogor, Kota Bogor
24. Dewi Widyaningsih – SMAN 9 Bogor, Kota Bogor
25. Muhammad Ikhsan Ramadhan – SMP Negeri 41, Kota Bandung
26. Siti Nuraeni – SMP Negeri 6 Cimahi, Kota Cimahi
27. Sabarina Nur Sarah – SMP Negeri 36, Kota Bandung, domisili Kota Cimahi
Langkah Selanjutnya: Seleksi Lanjutan di Kementerian Sosial
Para calon kepala sekolah yang lolos dari Jawa Barat akan melangkah ke tahapan selanjutnya, yakni seleksi akhir di bawah koordinasi Kementerian Sosial Republik Indonesia. Diharapkan, mereka dapat menjadi pemimpin yang inovatif, inklusif, dan berdedikasi tinggi dalam membangun sekolah berbasis komunitas di berbagai wilayah Indonesia.
Surat resmi penyampaian hasil seleksi dengan nomor surat dan dua lampiran telah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial untuk tindak lanjut proses administratif dan teknis berikutnya.***
Foto : Istimewa
Editor : M. Nabil
(SRM)