Tiga Ruang Kelas Rusak Berat, Siswa SDN Gunungbatu Belajar di Perpus dan Mushola

Date:

Wartain.com || Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunungbatu di Kampung Gunungbatu, RT 02/RW 04, Desa/Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, sangat memprihatinkan. Pada Rabu (16/4/2025), tiga ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga nyaris ambruk.

Pantauan di lokasi menunjukkan atap yang bocor, plafon berlubang, kayu penyangga lapuk, dinding retak, serta ubin terkelupas menjadi pemandangan sehari-hari di sekolah tersebut. Tiga ruang kelas yang terdampak parah adalah kelas IV, V, dan VI, yang dilaporkan telah mengalami kerusakan sejak satu tahun terakhir.

Sekretaris Komite SDN Gunungbatu, Dadan Apriandani, mengungkapkan bahwa pihak sekolah bersama pemerintah desa telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) selama tiga tahun berturut-turut. Namun, hingga kini belum ada tanggapan serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

“Kondisi bangunan sangat memprihatinkan. Kami sudah tiga tahun mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang desa hingga tingkat kecamatan, tapi belum ada respons. Saat ini, siswa kelas IV, V, dan VI tidak bisa belajar di kelas karena bangunannya rusak berat dan atapnya roboh,” jelas Dadan, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Kebonpedes.

Sebagai langkah darurat, kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dialihkan ke ruang perpustakaan, mushola, serta ruang kelas I yang masih dinilai layak pakai. Dari total 150 siswa di SDN Gunungbatu, sekitar 60 siswa dari kelas IV hingga VI terdampak langsung akibat kerusakan tersebut.

Menurut Dadan, bangunan sekolah yang rusak tersebut terakhir kali dibangun sekitar 20 tahun lalu dan belum pernah mendapatkan rehabilitasi menyeluruh sejak saat itu. Beberapa ruang lainnya hanya sempat mendapat perbaikan ringan sekitar 10 tahun lalu.

“Kami juga sudah melaporkan kondisi ini kepada UPTD Pendidikan Kecamatan Kebonpedes. Namun, belum ada realisasi. Kami sangat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi bisa segera turun langsung untuk meninjau kondisi SDN Gunungbatu,” tambahnya.

Ia berharap perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dapat segera direalisasikan agar sarana pendidikan menjadi prioritas demi menjamin keamanan dan kenyamanan siswa serta guru dalam proses belajar mengajar.

“Harapannya dengan adanya perhatian dari Presiden, Gubernur, dan Bupati, sektor pendidikan bisa lebih diperhatikan. Dengan fasilitas yang layak, tentu anak-anak bisa belajar dengan lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Ditandai Dentuman Tambur dan Plara Fest, Rangkaian Hari Jadi ke-156 Kabupaten Sukabumi Dimulai 

Bisnisnews.net - Dentuman tambur menandai dimulainya rangkaian Hari Jadi...

Wabup Tegaskan Pramuka Adalah Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi Muda

Bisnisnews.net - Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas saat memimpin...

AMP2K Madina Desak Kapolri Tindak Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal

Bisnisnews.net - Aliansi Mahasiswa Pemuda Pemantau Kebijakan Pemerintah Kabupaten...

7 Nahkoda Baru MW KAHMI Jabar Terpilih, Muswil Digelar dengan Semangat Kebersamaan

Bisnisnews.net - Muswil VII MW KAHMI Jawa Barat menelurkan...